Sepenggal Cerita Penggalangan Bantuan untuk Korban Bencana Adonara Dan Lembata

Feature

Ende, Tananua Flores | Berangkat dari rasa kepedulian terhadap sesame, rasa cinta kepada keluarga sanak saudara dan saudari yang terdampak bencana Banjir Bandang pada minggu 4 April 2021, Membuat Yayasan Tananua  Flores menjadi terpanggil dalam merespon, menfasilitasi uluran kasih kepada sesame keluarga yang menggalami korban.

Yayasan Tananua adalah Lembaga Swadaya Masyarakat yang bekerja mendampingi masyarakat Pedesaan untuk mencapai kesejahteraan bersama. Disamping itu Yayasan Tananua Flores juga Terlibat aktif dalam penangan-penangan kebencanaan yang menimpah kehidupan Manusia. Dengan Moto Kita satu keluarga maka dalam Perespon Kebencanaan di Flores Timur Dan Lembata merupakan bagian dari Keluarga.

Peristiwa Bencana alam banjir Bandang yang terjadi pada Minggu 4 April 2021 itu, yayasan Tananua tidak tinggal diam, Secara lembaga yang di Pimpin oleh Bernadus Sambut langsung Menginisiasi untuk Pembentukan Posko Kemanusiaan dengan tujuan untuk bisa mengihimpun saudara-saudara kita yang dari jauh untuk bisa berbelas kasih lewat Posko kemanusiaan Tananua Flores.

Pembukaan Posko itu di Ketua oleh Hironimus Pala untuk melakukan kerja-kerja Solidaritas mengajak sahabat, mitra Tananua baik secara individu maupun dengan Lembaga-lembaga NGO. Dalam Kerja Posko kemanusia semua Staf Yayasan Tananua terlibat untuk berdonasi. Tidak juga hanya staf tetapi seluruh desa dampingan Yayasan Tananua yang terdiri dari 25 Desa di wiayah kabupaten Ende juga ikut ambil bagian untuk berkontribusi terhadap tanggap bencana di Flores Timur dan Lembata.

Posko Kemanusian tersebut langsung bertempat di kantor Yayasan Tananua Flores. Aktivitas open donasi Posko kemanusian itu kurang lebih 1 bulan. Selama aktivitas Kerja-kerja Posko seluruh Staf di lapangan yang mendampingi desa untuk mengajak sesame keluraga di desa agar berdonasi terhadap keluarga korban banjir Bandang. Dan Puji syukur masyarakat di Desa pun turut menyumbang, mulai dari Beras, ubi-ubian, sayuran sampai  Pakian. Selain itu individu-individu yang peduli di luar pulau Flores juga ikut menyumbang yaitu  Pakian dan Uang.

Dalam berdonasi dengan jumlah angka sumbangan yang basar adalah Mitra Tananua di Jerman yang Namannya Missereor dengan besar dana sebesar Rp 25000 USD disamping itu ada Mitra lain yang juga ikut berdonasi.

Dari Donasi yang di himpun Posko Kemanusiaan maka,diputuskan untuk pengadakan Prabot Rumah tangga bagi korban bencana di Flores timur Dan Lembata. Sebanyak 574 paket probot Rumah Tangga dan bahan makanan yang di sumbangkan ke keluarga korban di Flores Timur dan Lembata.

Dalam urusan kemanusiaan Tananua Flores berprinsip bantun yang di himpun Posko harus tepat sasaran. Artinya bantuan yang di berikan harus mengena pada kk atau orang yang korban bencana, dan Tananua melakukan hal itu.

Pada tanggal 6-7 Mei 2021 Posko Kemanusian Tananua Flores berserta Staf  berangkat dari Ende untuk mengantarkan bantuan ke Lokasi kejadian yaitu Flores Timur dan Lembata. Dari Ende dalam mengantarkan bantuan Relawan Posko di bagi dalam dua Tim. Tim Lembata di Pimpin oleh Bapak Benyamin dan Ibu Metty sedang Tim Flores Timur di pimpin oleh Bapak Hironimus dan Ibu Halimah.

Tananua berani mengantarkan Langsung bantuan tersebut kepada keluarga korban sebab jauh sebelumnnya dari Posko Kemanusian Tananua sudah mengantongi data keluarga korban di flores timur dan Lembata. Sehingga dari data tersebut kemudian dari tananua menentukan Sumbangan tersebut di Prioritaskan kepada korban bencana benar-benar kehilangan.

Menurut Direktur Yayasan Tananua Flores dalam menentukan sumbangan itu memilihnya Prabot Dapur sebab dari informasi mitra di lokasi kejadian sudah banyak bantuan dalam bentuk makan dan minum serta pakayan sudah banyak.  Sementara Situasi daruratnya sudah lewat oleh karena itu, Kami berpikir bahwa mengantar bantuan dengan klaster terakhir harus bisa menyentuh kepada kebutuhan pokok. Dan kami memilih Prabot Dapur agar korban bisa berusaha untuk mengatasi kemelutan di kemudian harinnya.

Cerita Berlanjut

Bencana Banjir bandang yang berada di kabupaten Flores timur cukup menarik perhatian bagi Dunia. Dan lokasi yang tertimpah bencana berada di pulau adonara dengan titik Kejaadian ada di Kelurahan Waiwerang, Desa Oyan Baran, desa Waiburak dan beberapa perkampungan yang ada di kepulauan adonara tersebut.

Tananua Mengantar bantuan Prabot Dapur kepada keluarga korban sekaligus bertemu langsung untuk membagikan barang bantuan itu kepada kk yang terdampak. Sambil memberi semangat dan motivasi kepada sesame sekaligus mengunjung keluarga-keluarga yang jauh dari sumbangan Pemberintah. Sampai saat ini Banyak bantuan  dari pihak lain  yang tertumpuk Posko Umum dari Pemerintah yang ada di kota larantuka, sehingga masih banyak yang belum tersalurkan dan mengena kepada keluarga korban.

Seluruh Tim mengunjungi seluru titik yang tertimpah bencana dan bertemu keluarga yang korban. Tim Tananua di sambut baik oleh pemerintah  desa dan Kelurahan , sekaligus membantu untuk mendisrtibuskan barang kepada Keluarga yang benar-benar kehilangan semuannya.

Suka duka dan rasa prihatin di Rasakan ketika melihat situasi yang ada di lapangan. Dari fakta yang terjadi semuanya hancur lululantahkan perkampungan dan Rumah-rumah warga di hantam badai banjir bandang. Jalan yang menjadi akses transportasi dan aktivitas Warga rusak parah, Rumah-rumah Warga Rusak dan sebagian di tutup dengan Tanah dan Lumpur.

Dari informasi yang di peroleh puluhan Warga masyarakat yang meninggal dunia. Sementara itu memiluhkan ada keluarga yang 1 orang meninggal, ada yang selamat dari banjir serta ada yang satu keluarga semuannya meninggal.

Inilah Fakta peristiwa bencana banjir bandang yang terjadi di Flores timur dan Lembata. Dan peristiwa itulah yang membuat Tananua terpanggil untuk terjun langsung ke lokasi kejadian.

 

Oleh : Jhuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *