Keluarga Tangguh di Tengah Perubahan Iklim
Waka, Ende, NTT – Ada kalanya perubahan besar tidak dimulai dari sesuatu yang besar. Ia bisa dimulai dari sepetak tan…
📅 Kamis, 27 Agustus 2026
Lembaga pemberdayaan masyarakat yang mendampingi desa-desa di Pulau Flores secara partisipatif dan berbasis data. Program difokuskan pada penguatan kelompok, perbaikan gizi & ekonomi keluarga, serta kemitraan lintas sektor.
Seluruh capaian dikelola dalam satu sistem data kantor — mulai dari wilayah kerja staf, penerima manfaat, kelompok, kehadiran, surat-menyurat, hingga keuangan berbasis kerja sama donor — sehingga laporan dan keputusan berbasis data yang akurat.
Kerangka arah pengembangan lembaga yang menjadi pedoman program & pendampingan.
Alam adalah sumber kehidupan masyarakat. Laut menyediakan ikan dan hasil laut, hutan menjaga air dan kesuburan tanah, sementara sungai, mata air, pesisir, mangrove, dan padang lamun menjadi bagian penting dari kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat. Karena itu, menjaga alam bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau lembaga tertentu, tetapi merupakan tanggung jawab bersama, terutama masyarakat yang hidup dan bergantung langsung pada sumber daya alam. Tananua Flores mendorong pengelolaan lingkungan dan sumber daya alam yang partisipatif, di mana masyarakat terlibat sejak proses mengenali potensi dan masalah, menyusun aturan, melaksanakan perlindungan, mengawasi pemanfaatan, hingga memastikan manfaat sumber daya alam dapat dirasakan secara adil oleh masyarakat.
Tananua memandang pengorganisasian masyarakat sebagai proses strategis untuk membangun kesadaran, pengetahuan, keterampilan, kepemimpinan, dan kemandirian masyarakat dalam mengelola potensi serta menyelesaikan persoalan yang dihadapi. Masyarakat ditempatkan sebagai subjek utama perubahan, bukan sekadar penerima manfaat program. Karena itu, seluruh proses pendampingan diarahkan untuk mendorong masyarakat mampu mengenali potensi dan masalahnya, menentukan prioritas, mengambil keputusan, mengelola sumber daya, serta membangun tindakan bersama.
Literasi keuangan keluarga adalah kemampuan keluarga dalam mengelola pendapatan dan pengeluaran secara bijak, mulai dari membuat anggaran, menabung, mengatur utang, hingga merencanakan kebutuhan masa depan. Literasi keuangan membantu keluarga menggunakan sumber daya yang dimiliki secara efektif, menghindari pemborosan, serta membangun kemandirian dan ketahanan ekonomi keluarga.
Kesadaran Dini untuk Mendorong Pola Hidup Sehat merupakan upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini melalui pola makan bergizi, kebersihan diri dan lingkungan, aktivitas fisik, istirahat yang cukup, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala. Kesadaran ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku dan mencegah berbagai penyakit sehingga masyarakat dapat hidup lebih sehat, produktif, dan sejahtera.
Kolaborasi nyata dengan pemerintah, perguruan tinggi, dan mitra pembangunan di lokasi dampingan.
Penanaman pohon dan pengelolaan sampah desa pesisir.
Pelatihan pertanian organik dan pengendalian hama terpadu.
Pendampingan gizi balita dan ibu hamil melalui KWT kebun gizi.
Waka, Ende, NTT – Ada kalanya perubahan besar tidak dimulai dari sesuatu yang besar. Ia bisa dimulai dari sepetak tan…
📅 Kamis, 27 Agustus 2026Setiap dukungan disalurkan transparan untuk pendampingan Ende.