Pemerintah Desa Podenura Sambut Baik Program Tananua Flores

Nagekeo, Tananua.org│Pemerintah Desa Podenura kecamatan Nangaroro kabupaten Nagekeo Sambut baik Program Perikanan dan Kelautan yang di sosialisasikan oleh LSM Yayasan Tananua Flores. Hal itu di sampaikan sekertaris desa Podenura dalam kegiatan sosialisasi Program Perikanan dan kelautan didesa tersebut Pada (9/6).

“kami pemerintah Desa Podenura dan masyarakat disini sambut baik Program ini sebab program ini bersentuan langsung pada masyarakat nelayan kami disini, yang selama ini mencari gurita”, Kata sekertaris Desa itu.

Menurutnya Pemerintah desa podenura dan beberapa desa yang sudah mendapatkan informasi terkait dengan Program Perikanan dan kelautan ini sangatlah mendukung dengan harapan agar program ini bisa dijalankan secara baik.

“Kami akan mendukung program perikanan ini karena mungkin yang pertama kali focus pengeloaannya pada Perikanan Gurita”, Ungkap sekertaris desa itu.

Sementara itu Direktur Yayasan Tananua Flores Bernadus Sambut  dalam Memberikan Sambutan pada kegiatan sosialisasi tersebut mengatakan bahwa Sosialisasi program Perikanan dan Kelautan itu perluh dilakukan sebab masyarakat di 3 desa ini belum mengenal secara baik Yayasan Tananua

Bernadus Menjelaskan bahwa Tananua Flores adalah Lembaga Swasta atau LSM yang berkerja pada bidang Pemberdayaan. Dan Tananua Flores sendiri  Saat ini mendampingi 27 desa dan 1 kelurahan yang ada di wilayah Kabupaten Ende ende  dan Nagekeo. Salah satu desa yang Nanti Tananua akan Menempatkan Staf Pendampingnya adalah desa-desa yang saat ini diundang dalam Sosialisasi ini.

“ Tananua Flores saat ini mendampingi 27 desa dan 1 kelurahan yang salah satunya desa di wilayah kecamatan Nangaroro,dan Kami akan menempatkan Staf Lapangan yang siap tinggal bersama di desa ini “,Jelas Bernadus.

Lebih jauh Ia menyebutkan bahwa Sosialisasi ini bertujuan untuk memberitahukan kepada masyarakat dan pemerintah yang ada disini agar bisa memahami dan mendapatkan keputusan yang pasti, sehingga ketika menjalankan kedepan sudah tidak ada lagi yang mempersoalkan.

“Kami dari Tananua Flores melakukan sosialisasi ini agar masyarakat bisa tau dan dengan sadar menerimannya, sehingga kedepan jangan sampai ada yang tidak senang mungkin hal ini sudah kita pahami secara bersama, siapa tau ada yang belum tau makannya sejak awal kami menginformasikan memang”, sahut direktur.

Direktur Tananua Mengharapkan Desa-desa yang akan menjalankan Program perikanan dan kelautan  Kedepannya bisa menjadi Contoh untuk pengelolaan progam Perikanan dan kelautan di NTT.

Yang terlibat dalam Kegiatan sosialisasi Program Perikanan dan kelautan Tersbeut, Pemeritah Podenura, utusan dari desa Tonggo, KCD Perikanan dan Kelautan Propinsi NTT dan para Nelayan Gurita.

(Clarista)

 

Pemerintah Desa Podenura Sambut Baik Program Tananua Flores Read More »

Tananua Flores Fasilitasi Pembentukan Kelompok Kerja (POKJA) Pegelolaan Perikanan Gurita di Kabupaten Ende

Ende, Tananua Flores ç Kelompok Kerja (POKJA )  Pengelolaan Perikanan berbasis masyarakat  di Lingkungan Arubara telah terbentuk. Hal ini disampaikan  oleh direkrur Yayasan tananua Flores Pada 18 juni 2021 di Arubara kabupaten Ende.

Disampaikannya bahwa dengan adanya POKJA ini kedepan dalam hal pengelolaan Perikanan yang berbasis Masyarakat ini bisa berjalan dengan baik.  Sebab dengan pokja yang telah bentuk hari ini kedepannya akan melakukan proses pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan buka tutup lokasi tangkap gurita yang ada di wilayah arubara.

Tentu dalam menentukan lokasi buka tutup ini tidak serta merta  di putuskan namun sudah lewat proses kajian dan analisis data yang di sampaikan oleh para nelayan gurita selama 2 tahun terakhir ini.

“kita menentukan lokasi buka tutup ini tidak serta merta di putuskan namun sudah lewat proses kajian dan analisis data yang di sampaikan para nelayan  pencari gurita”, Ungkap direktur.

Direktur Tananua Flores bernadus Sambut juga memperkenalkan Lembaga yayasan Tananua Flores di hadapan berbagai mitra yang belum mengenal Yayasan Tananua dan Program-Programnya.

Dijelaskannya bahwa Tananua adalah sebuah lembaga swasta yang berada di flores sejak tahun 1989 dan bergerak  di bidang Pemberdayaan masyarakat.

Perluh di ketahui Lanjut direktur “ sebelumnnya Tananua bekerja mendampingi petani di desa-desa yang ada di gunung namun 2 tahun terakhir ini Tananua sudah bekerja dengan masyarakat pesisir yaitu nelayan Gurita dengan Program Perikanan dan Kelautan “ , Katanya.

Lebih Jauh bernadus menyebutkan kedepan tananua akan terus mendampingi para nelayan gurita agar  ekonomi  bias meningkat dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan laut.

Kegiatan  yang di jalankan hari ini bertujuan untuk menghimpun Stakeholder kunci yang ada di kabupaten Ende agar bisa mengambil peran  dalam proses pengelolaan perikanan.  Selain itu juga bisa membentuk kelompok kerja pengelolaan Perikanan Gurita di arubara.

“Kegiatan yang di lakasanakan hari ini adalah untuk menghimpun unsur stakeholder agar bisa mengambil peran  dalam proses pengawasan dan pemantauan terhadap terlaksananya buka tutup lokasi tangkapan gurita ini kedepan”, sebut bernadus.

Sebab, “ Unsur stakeholder ini penting untuk ikut terlibat sehingga  pengelolahan perikanan yang berbasis masyarakat bisa berjalan dengan baik”..

Selain itu Lurah tetandara Anwar Hama juga  menyampaikan bentuk dukungan pemerintah kelurahan terhadap kelompok Nelayan Gurita yang sudah menjalankan aktivitas kelompok.

Dan Lurah tersebut menyarankan agar sebagai masyarakat yang ada di lingkungan Arubara harus tetap terlibat dan berpartisipasi penuh  untuk mendukung kegiatan yang di programkan oleh Yayasan Tananua Flores.

“kita sebagai pemerintah tentu sangat mendukung terhadap kegiatan bersama seperti ini, dan kita juga sebagai masyarakat di lingkungan arubara harus tetap berpartisipasi  di setiap kegiatan”,ujarnya

Dengan program yang di jalan oleh Tananua saat ini sangat membantu masyarakat yang ada di sini, dan juga membantu pemerintah di kabupaten ende.

Kata Lurah  Perluh diperhatikan ke depan adalah “menjaga lingkungan laut k tetap terjaga ,dan habitat yang ada di laut tetap terlindungi. Selain itu, dalam hal Penangkapan Gurita saya selaku pemerintah mengharapkan agar tidak boleh melakukan penangkapan dengan alat tangkap yang merusak lingkungan  artinya kita juga tidak boleh menggunakan Bom dan Potasium.

Didalam selah-selah diskusi Bapeda Ende menyambut baik terkait dengan program Perikanan dan kelautan  yang sudah mulai di fasilitasi oleh Yayasan Tananua Flores dengan mitrannya. Selain itu Bappeda juga berterimah kasih karena program ini sudah mulai  dilaksanakan di kabupaten Ende.

Pihaknnya mengharapkan kedepan jika dalam proses perencanaan di Kelurahan dan kecamatan  bapak ibu nelayan  gurita bisa mengusulnnya untuk bisa masuk menjadi perencanaan kabupaten, dan kedepan akan di tindaklanjut oleh dinas terkait.

Kegiatan pembentukan POKJA ini ,Unsur-unsur yang di undang dalam  terdiri dari Bappeda Ende, KCD Propinsi NTT , Dinas Perikanan Kabupaten Ende,  Camat Ende Selatan , Pol air,Pemerintah Keluarahan, Tokoh Masyarakat, dan Kelompok Nelayan. Kegiatan belangsung di rumah Bapak Fudin Ali selaku RT 04 di lingkungan Arubara. ( Jhuan)

Tananua Flores Fasilitasi Pembentukan Kelompok Kerja (POKJA) Pegelolaan Perikanan Gurita di Kabupaten Ende Read More »

Translate »